Secangkir kopi lama dipercaya bisa membuat Anda memulai hari dengan lebih bersemangat. Tapi mereka yang percaya kopi bisa mencegah masalah penuaan otak seperti kemunduran mental dan demensia tampaknya harus kecewa.
Sebelumnya sejumlah penelitian menyatakan kopi berkhasiat melindungi otak dari
penuaan. Tapi sebuah penelitian di Finlandia menyimpulkan tak ada hubungan
antara konsumsi kopi dan penuaan otak.Penelitian yang jadi satu topik di American Journal of Clinical Nutrition edisi September ini menemukan kopi tak bisa mencegah penuaan otak baik pada
perempuan maupun pria.Dr. Venla S. Laitala, dan koleganya dari University of Helsinki, mengambil data kebiasaan konsumsi kopi pada sejumlah orang dari berbagai strata sosial, demografis, dan tingkat kesehatan pada sejumlah besar populasi pasangan kembar, dimulai saat rata-rata mereka berusia 50 tahun.
Hasilnya, 75 persen dari para pria dan 83 persen dari para perempuan minum kopi lebih dari tiga cangkir per hari. Dengan hanya empat persen di kelompok pria dan satu persen di kelompok perempuan yang tak punya kebiasan minum kopi sehari-hari.
Kini, ketika kelompok yang diteliti rata-rata berusia lebih 74 tahun, para peneliti melakukan wawancara via telepon dengan 2.060 peserta studi (48 persennya perempuan) untuk secara spesifik melihat kemunduran kemampuan kognitif dan demensia. Peneliti menemukan bahwa seiring pertambahan usia tiap tahun terjadi kemuduran dari kemampuan berpikir tanpa memperdulikan jenis kelamin. "Mengkonsumsi kopi pada usia paruh baya tak membuat mereka lebih terlindung dari demensia," kata Laitala. Justru penyakit jantung, diabetes dan ketidakpuasan dalam hidup lebih berpengaruh pada rendahnya kemampuan kognitif manusia.
Namun Laitala mengharapkan ada penelitian lebih lanjut yang bisa menegaskan hubungan antara penyakit jantung, diabetes, kepuasan dalam hidup dengan penuaan kemampuan analisis dan berpikir ini.
REUTERS
Di Reposting Oleh : Yusro Widiastomo S.ip Owner deshion.com Pusatnya Grosir Busana Muslim Online


